0

(((outbond)))


Ceritanya Minggu tgl 02 Maret beberapa hari lalu, aku mengikuti outbond di suatu tempat di Kaliurang (lupa namanya).

Baiklah, aku memang anak pramuka sejati. Suka baca sandi, suka nulis sandi, suka mendirikan tenda, suka tali-temali, tapi..... tidak suka ((((outbond)))) :\

Sejak akhir tahun kemarin, entah sudah berapa kali aku menolak ajakan teman untuk jogging dengan alasan "sepatu olahraga di rumah lhooo, mbak. Gak ada sepatu olahraga disini....."
Padahal aslinya, males olahraga :\
Acara outbond kemarin ini membuatku mau tidak mau harus membeli sepatu olahraga baru, dengan agak ribet dan belibet. Mau gimana cobak? Ukuran 36 itu kegedean di kaki aku yang kiyut ini *hoeek*
Ada sepatu anak-anak ukuran 35 yang pas di kakiku, tapi model sepatunya blink-blink ala Syahrini *_*

Asal tahu saja, sepatu olahragaku di rumah juga ukuran 35, tapi modelnya tetep dewasa donk, bukan sepatu blink-blink atau bahkan yang bikin silau karena bisa nyala *_*

Baiklah, finally aku bertemu sepatu olahraga ukuran 36 yang pas di kaki. Modelnya sederhana, dan tentunya... FLAT! membuatku terlihat mini sesuai bentuk asli. (Baca: tanpa high-heels atau wedges)

-----

Langsung cerita soal outbondnya.
Ada 4 temanku yang juga mengikuti acara ini. Gak nyangka ternyata 3 diantara kami bisa satu kelompok. Dadaaaah mbak zenni, nasibmu deh jauh sama kita :p

Mbak Prima - Mbak Kiki - Mbak Zenni - Aku (si bungsu)




Kakak-kakak panitia (ceileeh kakak) minta kami menentukan nama untuk masing-masing kelompok. Aku, Mbak Prima dan Mbak Kiki yang setipe tidak terlalu suka hal-hal serius sudah memikirkan nama untuk kelompok kami yang terdiri dari 8 orang. Mulai dari kelompok ceria, Running Woman, sampai aku bahkan sempat nyeletuk kelompok Lee Min Ho, Siwon, bahkan SNSD. Huehehehe..
Dan, teretettt tet tet! Saat kami mendengarkan nama kelompok lain, tidak ada ekspresi lain selain menepuk jidat. You know what? "Siti Khadijah, Khumairoh, dsb"
((((blank)))
Kenapa harus serius-serius namanya? *_*
Lalu, karena 6 anggota yang lain sepertinya tetap mau mengikuti arus yang lurus-lurus saja, pada akhirnya kami memutuskan nama kelompok menjadi "Bilqis". You know what? nama anaknya Ayu ting-ting itu lho. 
Kakak panitia bertanya, apa filosofi nama kelompok Bilqis? Mbak prima donk, dengan ekspresi yang kita-kita banget menjawab tanpa ragu, "Karena kami cantik" ;))))
Kakak panitia diam sejenak, lalu kembali bertanya, "Cuma itu saja alasannya? ada filosofi lain mungkin?"
Hmmmmm, aku cekikikan kemudian berkata, "Kami fansnya Ayu ting-ting, Bilqis adalah nama anaknya Ayu ting-ting" kemudian aku mendapat cubitan anggota kelompokku.
Huhuhuhu, why everybody so serious? *_*

Lanjut.
Mulai permainan pertama. Dua kelompok dengan perwakilan satu orang diminta menaiki bambu tanpa pegangan dan... ada diatas sungai. kami diminta bersama-sama berpindah dari satu titik ke titik lain sambil membawa tongkat yang tidak boleh dimiringkan. You know what? siapa yang mewakili kelompok Bilqis? (((GUE))))
Kelompok Bilqis menurutku adalah terbaik dalam hal RAME-nya. Maklum, ada 3 orang yang hobi huru-hara. Yel-yel kami aja paling rame, siapa dulu yang merangkai kata-kata Yel (((GUE)))
Ada kata-kata , "Kami single ceria" yang aku sengaja selipkan. Sempet ada yang nolak sih, tapi akhirnya pada semangat dan ikutan. Bhahahahahaa..
Aku gerogi banget, tapi masih sempet melambaikan tangan pada kelompokku dengan ekspresi santai dan cantik, diikuti sorak-sorak dari kelompok Bilqis. Kakak panitia yang daritadi memperhatikanku nyeletuk, "Kamu kok lucu sih, Mbak.."
"Ciieeeeh ciieeeh" kelompok Bilqis sorak-sorak. Errrr, pliss deh.
Demikian begini dan begitu, akhirnya aku sukses menyebrang tanpa jatuh ke sungai. Berhasil menyumbangkan 1 angka untuk Bilqis. 
"Gimana caranya tadi Mbak, bisa kan akhirnya?" tanya si kakak panitia.
"Udah lupa, Mas. Plis deh. Blank." -_________-

Total permainan ada 5. Permainan kedua aku tercebur 4kali karena mencoba 4kali. Mempunyai badan paling mini dibanding yang lain, membuatku semacam jadi 'Ace Jihyo di Running Man'. 
"Ochan ajaa.." "Mbak Rosi, ajaa...." "Ros, Ayooo, ros.."
Errr -_____-
Tapi, aku menikmati. Happy banget \^^/
merangkak di jungkat-jungkit yang tingginya gak main-main, gelantungan di deretan ban, digendong anggota kelompok Bilqis melewati sungai terjal sambil mata mereka ditutup cuma aku yang dibuka, dan yang paling aku ingat adalah saat melewati bambu kecil-rentan-panjang sendirian :(
Setelah sebelumnya aku selalu menjadi 'tumbal' mencoba diawal, kali ini aku diijinkan mencoba paling akhir. Deg-degan melihat banyak anggota yang tercebur, kelompok Bilqis juga kelompok lain. Mbak Prima yang mencoba sebelum aku, memilih menyerah saat baru beberapa langkah merayap diatas bambu itu. Bambunya gerak-gerak bayangin!!! Tumpuan kita cuma kaki yang harus erat mencengkram bambu. Huwaaaaa!!!
Giliranku menggantikan Mbak Prima. Mencoba mengatur nafas. Mensinkronkan detak jantung dengan bambu yang sepertinya juga berdetak. Beberapa kali aku hampir jatuh, bambunya bergerak, aku panik. Beberapa kali mau menyerah dan langsung jatuhin diri ke sungai. Takut jatuh, tapi tetap diatas juga takut. T___T
Jaraknya hampir 4 meter. Kelompok Bilqis hening, tidak mau mengajakku bicara karena khawatir aku hilang konsentrasi. Beberapa kali aku menyebut kata, "Maaaaammm..."
diikuti komentar Mbak prima, "Mamimu di Bojonegoro, chan..."
lalu, agak sulit dipercaya, agak sombong ku katakan, aku berhasil sampai ujung tau nggak sih :'(

5 anggota kelompok Bilqis


Jam 4 sore,  sampai dikosan, aku tidak bisa langsung istirahat. Harus menemani Uto bertemu mantan calon kakak iparnya #eeaaa
Badanku masih berasa baik-baik saja, cuma agak kedinginan. Aku yang belum menulis surat cinta hari ke-30 sudah tidak berdaya saat sampai kosan. Ternyata kaki memar, jari-jari perih lebam. Terlambat sudah memenuhi deadline hari itu. Huhuhu...

Demikian cerita outbondku.
Bilqis???? Yes! Yes! Yes!
^^

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar....
Mari saling menginspirasi =)

Back to Top