Tampilkan postingan dengan label mini curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mini curhat. Tampilkan semua postingan
2

I'm B ~Postingan Setelah 6 Bulan~

Wohooo! *muncul dari pintu kemana saja* :D

Cuma bisa nyengir baca postingan dibawah yg ditulis akhir bulan Desember. hehehe...abaikan!

Aku punya kabar gembira lho, sekitar 5 hari yang lalu akhirnya aku tes golongan darah. Horeee! setelah 23 tahun tanpa identitas jelas di point golongan darah akhirnya aku mendapat kepastian dari "Bang Dul" --> Petugas Lab Puskesmas Dau.
Makasiiih "Bang Dul" :D

"Bang, kalau mau cek golongan darah katanya bisa di bang Dul ya?"
(sambil makan bakpao) "Bisa, siapa yg mau cek?"
"Saya Bang" (try hard senyum manis tapi keliatan terpaksa)
"Hee? belum pernah cek golongan darah?"
Photobucket
 ~lalu proses cek golongan darah pun berlangsung cepat~

Jeng jeng jeng, hasilnya keliatan, golongan darahku teridentifikasi. 
"Alhamdulillaah.. aku anak kandung bapak ibukku" :D
Setelah bersyukur karena tau golongan darahku sama kayak golongan darah Ibuk, aku pun menjelajah twitter dan searching "tipe kepribadian golongan darah B"
Yes, I'm type B
Uhuuuuui!

 Photobucket

Google dan twitter berkata, katanya golongan darah B itu.......
1. Paling bisa menikmati hidup
2. Mudah cari kompensasi stress, jadinya gak gampang stress
3. Makannya lama
4. Nyantai, easy going, easy judging
5. Moody
6. Gampang tersesat
7. Sensitif
8. Mudah ambil keputusan
9. Makan dan tidur gak teratur
10. Gampang kena flu
11. Egois
12. Periang, Humoris, suka bercanda
13. Supel, banyak teman
14. Punya banyak kegemaran dan hobby
15. Tidak suka bergaul dengan banyak orang
16. Ahli di bidangnya
17. Cenderung ingin menjadi nomor 1 daripada dianggap rata-rata
18. Optimis

Percaya deh, silahkan googling sendiri dan pasti kalian dapet tidak kurang dari  600,000 hasil (0.23 detik) untuk keyword "kepribadian golongan darah B"
Terbukti banget kalau banyak orang suka membicarakan golongan darah jadi aspek yang lebih general dari setiap orang. Aku pun, Aku pun :D
Setelah tau golongan darah sendiri, Aku jadi suka menerka-nerka si "ini" golongan darahnya apa yaa.. si "itu" yang sifatnya sering begini-begitu golongan darahnya mungkin ini yaa... bla-bla-bla

Tapi, aku yakin dari sekian sifat dan karakteristik kepribadian dari masing-masing golongan darah, gak semua dimiliki tiap orang yang bergolongan darah itu kok. Aku sendiri misalnya, dari sekian sifat diatas kebanyakan memang aku banget sih, hahaha... tapi ada yang enggak kok. Jadi ya relatif lah yaa...
Gak boleh easy judging hanya dengan tau golongan darah seseorang, begitu :D
Begitu juga sebaliknya, gak boleh easy judging hanya dengan tau beberapa sifat seseorang lalu menjudge dia golongan darah ini atau itu :D
*mbulet*


Sekian dari saya, blogger yang baru tau jenis golongan darahnya.
I'm B, kamu?
Photobucket


11

2012




Selamat Tahun Baru 2012 (eh, belom yaa?) :p



Jadi, tinggal menghitung hari sudah ganti tahun? gitu ya? trus pada mau ngapain? Mainan kembang api? Barbeque party? Nonton konser? Dirumah aja nonton tayangan tahun baru? atau Online sampai pagi???


Tahun baru. Saya ngapain?? Emm. Belum terpikir. Sepertinya tidak jauh2 dari menghabiskan waktu bersama keluarga dirumah saja. Sounds interesting donk. Masih banyak yang tidak bisa melewati Tahun Baru dengan keluarga, dan saya bisa. Alhamdulillah sekali :D


Tahun baru, identik dengan "Resolusi". Bisa jadi kata "resolusi" bakal jadi TT 3 hari 3 malam :p



Resolusi. Identik dengan pencapaian yang diinginkan. Identik juga dengan apa yang tidak ingin diulang.


Resolusi tidak ada salahnya dipublish. Siapa tahu yang membaca resolusi kita berbaik hati ikut mewujudkan, ya nggak? :D

Resolusi baik juga hanya disimpan sendiri. "Ah, ini resolusiku, biar aku saja yang tau"
Nggak salah juga kok. Itu kan pilihan masing-masing. Pilihan tidak ada yang salah asal kita berani menjalani dan bertanggungjawab (mulai nyangkut kemana-mana nih) :p



Oke. Sejujurnya saya ingin mempublish Resolusi saya di Tahun 2012 tapi dengan sedikit #kode :D

Sandi rumput, tau kan? Ehemm.. saya ini anak pramuka sejati lhoo... Sandi rumput, semaphore dan kawan-kawannya selalu jadi favorit saya dari SMP sampai sekarang. Jadi, teeet teet teeet! Saya akan mempublish Resolusi 2012 saya dengan sandi rumput.
Cekidot yaa :D





Nah! Itu dia. 7 Point Resolusi 2012 versi saya. Ada yang bisa memecahkan #kode nya? Anak pramuka angkat tangannya tinggi-tinggi donk! :p


Apapun Resolusinya, entah nantinya terwujud atau tidak, berusaha dan berdoa tetap harus dilakukan donk yaa :)
Dan, ada baiknya memulai dan mengakhiri tahun dengan berdoa dan bersyukur. Mari sebaik-baiknya memulai 2012 dan mengakhiri 2011.


Selamat Tahun Baru sahabat2 Blogger! ^^
SEMOGA 2012 JAUH BERBINAR DAN BERSINAR UNTUK KITA
Amiiiin....



23

Cerita di Rumah Sakit Jiwa ter-besar di Asia Tenggara

Clinical study. Yup, betuul. Dari namanya aja dah bisa diambil kesimpulan singkat kegiatan ini semacam praktek lapang.

Departemen pertama yang saya jalani adalah departemen Jiwa. Apa itu? salah satu spesialisasi bidang kesehatan bagian kejiwaan. Lebih jelasnya menangani pasien2 dengan gangguan jiwa. Pada departemen ini saya dan teman2 dapet kesempatan terjun langsung di RSJ Radjiman Wedyodiningrat Lawang-Malang. Jeng..jeng..jeng, dan asal tau saja, RSJ ini terbesar se-Asia tenggara lhoo.. Bayangkan.. :D

Secara lahir dan batin saya cukup tertarik dengan bidang jiwa. Ini mata kuliah favorit saya lhoo *curcol*
Okee, balik lagi ke cerita utama.

Day 1. pertama kali masuk di tempat ini. Asing. Celinguk kanan dan kiri. Duduk cantik diatas motor sambil mengamati dan berusaha menarik kesimpulan singkat, "benarkah yang selama ini saya bayangkan tentang RSJ?.. samakah penokohan yang dilakukan sinetron2 untuk pasien gangguan jiwa dengan aslinya?.."

Ada pria paruh baya yang nunjukin jalan mana yang harus saya dan teman2 lewati untuk sampai dilokasi parkir. Asal nyeletuk dengan teman yang mbonceng saya, "Waah, mana pasien mana pegawai ni..?"
tak lama, candaan saya berubah jadi kenyataan. Pria paruh baya yang tadinya dianggap tukang parkir ternyata pasien. Hahahaha...

Oke, saya dapat kesimpulan pertama. Kenali pasien dari baju yang ia kenakan. Setelan baju dan celana biru, atau salah satunya.
Good job, saya mulai mahir membedakan. Selanjutnya, saya dan teman-teman masih tidak tahu dimana tempat technical meeting dilakukan. Ibu-ibu rapi berbaju tidur dan bersepatu olahraga pun mendekat. Tanpa sungkan kami bertanya, meski tidak mendapat jawaban yang diinginkan kami tetap berterimakasih tentunya.

Dan kalian tau? jeng jeng jeng, belakangan kami tau ternyata ibu2 rapi itu pun salah satu pasien disini... *speechless*

Saya dan teman2 mulai membiasakan diri dihampiri satu demi satu pasien yang sedang berjalan-jalan pagi. Banyak yang mengulurkan tangan minta kenalan, yak.. juga menunjukkan sikap khas masing2 tentunya. Bapak x misalnya, (harus pakek inisial, demi menghormati hak asasi pasien) sekilas beliau terlihat seperti normal2 saja. Tapi setelah mengajak bicara akhirnya ketauan juga apa yang jadi masalahnya. Kami menyebutnya waham kebesaran. Bapak x suka sekali mengakui dirinya sebagai orang-orang terkenal. James Bond, Rhoma Irama dll. Bapak ini juga suka menyanyi dengan keras. Jujur, suaranya enak menurut saya.. hehehe.. masih teringat suara khasnya waktu nyanyi "mengapa... mengapa hatiku berdebar-debar..." :D

kebanyakan dari mereka fasih mengajak kami berkenalan. Bertanya nama, asal bahkan asal Universitas. Saya pun mengambil kesimpulan lagi, pasien gangguan jiwa tidak selamanya berlaku seperti orang gila. Apalagi seperti yang sering ditokohkan di sinetron2. Benar2 kelewat lebay..

Ruang Garuda. Ini adalah nama ruang yang jadi tempat saya dan 5 orang anggota kelompok saya mencari ilmu sebanyak-banyaknya tentang dunia kejiwaan. Tantangan pertama, berusaha mengkaji masalah pasien tanpa sebelumnya mendapat info apapun dari tenaga kesehatan disitu.
Satu2nya info hanya dari pasien. jeng..jeng..jeng.. kepala ruangan membawa saya pada salah satu pasien.

Bapak S, 41 tahun. Mengerahkan segala kemampuan interactive process, saya berusaha membuat pasien nyaman dan mau membuka dirinya. Bibir dan tangannya bergetar. Menjawab singkat-singkat. Kurang lebih 30 menit kami mengobrol, saya merasakan kesedihan dari tatapan mata tajam Bapak ini. Akhirnya saya mendapatkan 1 diagnosa.

Day 2. Pagi ini langsung menuju ruang Garuda. Saya membantu sekitar 36 pasien untuk sikat gigi. Tenaang, mereka bisa mandiri kok. Saya cuma bantuin ngasih pasta gigi ke sikat mereka. Masih terus mengamati, saya dapati 1 kesimpulan lagi, Pasien2 disini saling membantu satu sama lain. Mengambilkan sikat gigi untuk pasien lain yang apatis, berdiri gemetaran di salah satu dinding. Begitu juga saat makan.

Selanjutnya, saya dan 1 orang teman lainnya diminta memimpin senam didepan pasien. Mereka sudah berbaris, tentu tidak serapi kita saat upacara bendera. Ada diantara mereka yang tetap duduk dengan pandangan kosong, atau meski berdiri tapi tetap berkonsentrasi dg pikirannya sendiri.
meski sudah banyak mengambil gerakan SKJ 2000, sesekali saya blocking. Gak tau mau ngasih gerakan apalagi, dan jeng jeng jeng.. ada salah satu pasien dengan tersenyum ramah melihat ke arah saya sambil mempraktekkan gerakan yang belum saya lakukan. Terimakasih ya bapak :)

Senam selesai. Saya dapat tugas lagi ngukur tekanan darah dan nadi pasien2. Saya hanya dibantu 2 teman. Saat kegiatan ini saya menjadi semakin dekat tidak hanya dengan pasien saya sendiri, Bapak S tapi juga dengan pasien2 lain.
ruangan di RSJ memang dibedakan untuk pasien pria dan wanita, Kebetulan ruang Garuda berisi pasien laki2. Dari pasien2 yang saya periksa, memang tidak semuanya bersikap ramah. Ada yang menatap tajam dan sangat amat sinis dengan saya, Bohong kalau saya bilang saya tidak takut. Tapi prinsipnya, asal tidak melakukan hal yang mengganggu saya yakin dia tidak akan menyerang saya. Yak, itu benar. Meski terus2an dipelototin saya tetap aman secara fisik.

Pengalaman Clinical studi di RSJ membuat saya banyak tau dan banyak ber-empati. Banyak sekali kejadian yang tidak bisa saya ceritakan gamblang disini. 1 hal, keluarga sangat berperan dalam penyembuhan pasien gangguan jiwa.
RSJ bukan tempat penitipan manusia, RSJ hanya tempat penyembuhan... bahkan hasilnya tetap tidak akan maksimal tanpa peran keluarga. Keluarga tetap keluarga, jangan sampai menolak keberadaan anggota keluarga hanya karena ada gangguan jiwa..

Stigma. Jangan biarkan pasien gangguan jiwa selalu merasa dia tetap gangguan jiwa seumur hidupnya dengan stigma. Pasien gangguan jiwa bisa sembuh, ijinkan mereka kembali jadi bagian masyarakat. Mereka juga manusia, yang akan memanusiakan siapa saja yg juga memanusiakan mereka :)

Terimakasih bapak2 yang sudah memberi saya kesempatan belajar, mengingatkan untuk lebih bersyukur, juga lebih menyayangi keluarga. Semoga cepat sembuh yaa disana :)

6

Mudah mendapat teman tidak berarti Pandai menjalin pertemanan


Supel, modal penting untuk mudah bergaul. Secara langsung membuka kesempatan lebar menambah teman.

Teknologi juga ikut berperan. Laptop, modem, smartphone bisa jadi modal utama menambah akses pertemanan. Jaman sekarang ini makin mudah untuk punya banyak teman. Ada facebook, twitter, blog, tumblr dan buanyak lagi situs jejaring sosial lain yang sangat mudahin semua orang saling mengenal dan berteman meski tanpa pernah bertemu wajah sekalipun.

Teman. Berteman.
Nggak ada yang salah kok dengan berteman. Berteman sama halnya dengan menambah koneksi dan bahkan menambah ilmu. Asal tahu bagaimana membuat perteman jadi berkualitas tentunya.

Bicara soal pertemanan yang berkualitas, saya jadi miris. Dalam benak saya, pertemanan yang berkualitas adalah ketika saling bisa menjaga, menjalin, dan keep in touch satu sama lain.
Banyak yang salah mengartikan kualitas pertemanan. Bukan sekedar sering bertemu dalam forum, tiap detik mengobrol dan tertawa bersama. Itu kuantitas yang belum tentu berkualitas.

Berkualitas adalah meski tanpa bertemu pun saya tahu kamu begini dan begitu. Saling mengerti hal-hal yang bahkan tidak dimengerti orang2 yang berdiameter 1 cm dari tempat kita berdiri.

Supel dan teknologi canggih memang bisa membuat kita mudah menambah teman, tapi tidak untuk membina. Sabar, peka dan saling pengertian itu kunci membinanya.

Seperti pisau, teknologi canggih pun yang bisa membuat perteman jauh lebih berkualitas sebaliknya bisa menciptakan jarak.
Saya suka memakai istilah "eksklusifitas pertemanan" , itu yang akan membuat pertemanan menjadi semakin tidak berkualitas.

Bukan hanya hubungan cinta yang perlu dipupuk, dibina dan dibersihkan dari hama2. Pertemanan pun begitu. Jangan meremehkan, kecuali memang sudah rela kehilangan satu demi satu teman-teman itu.

Dulu, saya sempat berpikiran bahwa kuantitas jauh lebih baik daripada kualitas. Tapi makin dirasakan sepertinya kualitas jauh lebih 'ngena dihati daripada kuantitas.
Coba deh dirasakan :)

Mudahnya mendapat banyak teman memang nggak semudah membinanya menjadi pertemanan yang berkualitas. Tidak mudah tapi bukan tidak mungkin :)

*dengan sudut pandang yang berbeda, Tulisan ini bisa berarti sangat berbeda juga. Be wise :)
6

Jogja

Alkisah, 14 Mei 2011 saya memulai perjalanan menuju Jogja, kota indah dan luar biasa (buat saya).
Jangan tanya kenapa, ceritanya panjang. Ringkasnya ini tentang mimpi yang belum kesampean aja. Oke? :)

Jalan-jalan ke Jogja ini sebenarnya sudah sangat rapi saya rencanakan bersama teman2. Backpacker. Ijin dan uang saku, fix. Googling jadwal kereta, fix. Penginapan, lumayan fix. Tour Guide, fix. Rute, fix. Tapi.... jeng-jeng-jeng... salah satu personil backpacker menyatakan mundur karena mau pulang kampoeng (akhirnya doi batal pulang kampung juga ternyata) hahahaha :D
Dan, kesepakatan awal adalah jika salah satu batal pergi maka yang lainnya juga gak berangkat.

Hemm...
Backpacker bareng temen2 gatot. Saya pun 'ndusel-ndusel' Pak Muslih (Bapak saya) biar diajakin ke Jogja. Maklum, salah satu schedule liburan si Ganteng bersama temen2nya adalah ke Jogja. Dan.. saya berhasil!! saya pun berangkat ke Jogja,rombongan 1 bis bareng bapak2 dan ibuk2 :D

1. Parangtritis

Jam 3 pagi saya dan rombongan sudah sampai ditempat ini. Kriik...kriik.. suara jangkrik. Mau liat sunrise?? hemm.. jangan harap. Matahari masih terlalu nyenyak dengan selimutnya. Hasilnya, rombongan selonjoran di mushola kecil tak jauh dari pantai. Jam 5, saya pun menuju pantai...






2. Borobudur

Ini nih... Berasa bener2 hampa di Borobudur. Si Bapak nggak mau masuk, capek plus males katanya. Memang cuaca lagi panas to the max waktu itu. Alhasil saya pun menyusuri Borobudur sendirian.... Nekad ceritanya. Temen2nya si Bapak banyak yang gak masuk, kalaupun ada juga dah ngacir sendiri2. Ya sudahlah saya tetap berusaha menikmati Jogja :)








Uhuuk! Tanpa ragu saya minta tolong ke siapa aja yang keliatannya bisa diganggu buat fotoin saya. Ahh, daripada gak ada dokumentasi sama sekali kan yaa ;p
Tapi ya gitu, kumus2 gara ngos-ngosan mendaki. Cuaca panas, pakek sendal heels, air minum habis. Completo!

3. Kyai Langgeng

Ini pertama kalinya saya kesini. Awalnya agak ilfeel waktu dikasih tau tujuan selanjutnya adalah Kyai Langgeng (bener nggak ya namanya, lupa2 inget). Pengennya sih ke Keraton atau tempat2 yang Jogja banget.
Pas masuk tempat ini ternyata seru juga. Buat yang gak tau, tempat ini semacam Jatim Park 1 atau WBL. Kurang lebihnya semacam tempat wisata yg isinya wahana-wahana permainan.

Mirip nggak siih?? :D




Ini niih Gank-nya si Bapak. Hahaha....



4. Malioboro

Hemm, ini nih yang bikin nyesek banget di ulu hati. Selama perjalanan menuju Malioboro hujannya deres banget. Komat-kamit selama perjalanan biar pas di Malioboro nggak hujan pun ternyata tidak terkabul. Hemm.. misi di Malioboro gatot. Misi apa? Jangan nanya, makin sesek kalo' diingat-ingat.


Jogja, seperti biasa. Tidak akan puas menghabiskan 1/2 hari saja. Pengennya setiap hari ada di Jogja.

I Love u, Jogja :)

2

Semangka dan Si Ganteng


Saya suka semangka, dan si Ganteng tidak! Oh Miris. Setiap kali makan semangka, saya pun harus mengendap-ngendap dan sebisa mungkin menyembunyikannya dari si Ganteng. Oh derita!

Kenapa si Ganteng tidak suka? jawabannya panjang dan complicated. Hehe.. Singkatnya, si Ganteng menganggap bahwa semangka adalah buah yang membuat masalah khususnya untuk tenggorokan dan pencernaan. Ditambah si Ganteng memang punya masalah kronis di bagian tenggorokonnya. Jadilah si Ganteng sensi kalau ngeliat ada orang-orang disekitarnya makan Semangka. Oh suram!

Ini beberapa kicauan saya di twitter tentang polemik ini *tsaaaaah bahasanya, polemik*
Yup, si Ganteng adalah Ayah saya sendiri. Padahal, saya,Ibuk dan Adek adalah penggemar buah semangka. Jadilah kami selalu makan semangka di dapur biar gak ketauan Ayah. Udah bener2 kayak maling kan? makan di depan kompor, posisi berdiri sambil sesekali ngintip sapa tau tiba2 Ayah nongol ke dapur. Lalalala, inilah hidup! MySpace

Dalam hal ini kami memang berbeda, tapi sedikit perbedaan ini tidak akan menghalangi kami untuk selalu saling menyayangi
12

11 MARET 2011


Rabu, 09 Maret 2011
(agak) panik. HP, Kamera, dompet tiba2 lenyap dari dalam tas. Nyadar kalau ini mungkin dikerjain pre-ultah? Ya, tentu saja. Sedih, gusar, gelisah... membayangkan 3 hari kedepan tanpa HP,itu yg paling mengenaskan... Dompet? setidaknya bisa ngutang dulu. Kamera? senarsis-narsisnya, saya masih bisa nahan diri untuk tidak berpose didepan kamera selama 3 hari *dengan catatan masih ngeksis di kamera temen* MySpace
Suraaam, besoknya ujian mata kuliah "Emergency" dan yang di otak saya cuma mikir "berapa banyak sms yang dah masuk? adakah yg nelpon?"

Kamis, 10 Maret 2011
Ujian terlewati, not bad... tapi juga not excellent. Menjalani jam demi jam pergantian usia dengan hampa. Ringtone yang jauh2 hari sudah saya siapkan spesial di hari ultah nampaknya useless. HP saya masih dibajak!!! MySpace yang terpikir berubah menjadi "siapa yg pertama sms tepat jam 00:00 ? siapa aja yg nelpon pas dipergantian usia?" *Ge-eR*



dan.... HAPPY BIRTHDAY my self, huhuhu sedihnyaa.... tanpa HP, cuma bisa melototin Laptop. Seketika mengutuk para penjarah barang2 saya "Ayoo kalian, jadilah katak!!!" MySpace

Jum'at 11 Maret 2011
Bersiap kuliah, layaknya hari biasa. Dandan juga biasa aja, makin hampa tanpa ucapan ultah dari orangtua. Hulalala.... H A M P A!!!
Kembali mengutuk : " Heiii kalian, jadilah katak!!!!"

Lalu, ada suara ketukan dari pintu kamar. Ehemmm, agak Ge-eR... apa yaaa, eh salah..siapa yaa...



dan, ada si Fitria Restu Rachmawati dan Andriana Wahyu Oktavia bawa mini blackforest plus lilin. Belum sempat niup lilin keburu dibuat melting sama kertas yang ditempel adek kos si Ninuk Suminarsih didepan pintu kamar saya.

Tulisan itu berbunyi :
"Selamat Ultah mbak Beibeh.. Semoga cepat menikah"
MySpace

Kemudian, berangkatlah saya ke kampus. Niatnya mau bawa golok sebagai antisipasi atas segala bencana buruk yg mungkin menimpa. Taraaaam, ternyata tidak ada yg terjadi... Syukurlah...

Sore harinya, balik lagi ngampus buat ngasih semangat ke sahabat saya Danang Wahyu Laksono yang lagi sidang kompre. Ooopss, saya telat. Si Danang keburu dah masuk ruang sidang, alhasil saya dan teman2 yang lain asikk ngrumpi, foto2 dan makan2 didepan ruang sidang *teman durhaka*

tapi itu tidak berlangsung lama. Bim salabim, serasa dihipnotis. Saya berubah seperti ini:




Kaki dan tangan diikat ala kuda. Kenceng gilak!!! Mulut dibungkem pakek kresek hitam yg belum ketahuan sisa bungkus apa MySpace


Lalu, gara2 sidangnya si Danang udah selesai, saya diseret ke ruang didepan tempat sidang si Danang. Katanya takut dilihat dosen, so?? harus gitu saya dikunci sendirian di ruangan itu? masih kebungkem sama keiket?? Peri jahat dalam hati saya berkata:"ini niih gara2 kamu suka nakal, jailin temen2 tiap hari.. selamat menikmati pembalasan untukmu"
Baiklah, saya pun mewek.. Gak kuat menahan penyiksaan dan tekanan batin MySpace apalagi dari dalam kedengeran suara temen2 lagi foto bareng danang. Udah gitu si Danang bukannya ngajakin saya foto bareng yang lain eeeh dia malah nyelonong sebentar ke ruang penyekapan buat foto sama saya yang sedang tak berdaya. Monyettt si Danang!!!!

Belum selesai sampai disitu, lokasi sidang memang adanya di lantai 2. Dan mau tidak mau "mereka" harus membawa saya turun kebawah. Bagaimana caranya? kaki saya dilepas?? Tidak. Saya digotong kayak boneka, atau kayak kambing yang siap disembelih lebih tepatnya. Ada yang pegang kepala, kaki, tangan kanan-kiri... cowok,cewek semua pada bagi2 tugas ngangkat saya. Nice job teman2, kalian pasti tahu kalau kepala saya bisa seketika bocor kalau kalian gelundungin saya lewat tangga MySpace


persiapan penggotongan

Sayang sekali moment penggotongan saya melewati medan curam (baca: turunan tangga) tidak terdokumentasikan. Maklum, semua pada heboh ngangkat badan saya yang katanya berat. Hahaha, sukurinnnn..

Sampai di halaman depan Lab.Farmako FKUB, badan saya dibuang di atas rerumputan... Mulut mulai dibuka, tapi tangan dan kaki masih terikat. "Tiup lilin say, nanti aku yang motongin kuenya" kata si Berty, salah satu otak penganiayaan ini.



Make a wish, dan tiup lilin. Wuuushh....
Lalu, ada yang muncul membawa kado ultah (katanya). Taraaaam, HP, kamera dan dompet saya dikembalikan. Hhhhh, "jadilah kalian katak!!!"


*belum* THE END

peralatan aneh mulai bermunculan keluar. Dua botol cairan berwarna kuning yang katanya campuran minyak dan telor segera disiramkan ke badan saya. Semua anak2 FK atau pegawai FK yg lewat jalan itu pada ngeliatin, bapak2 dari lantai 2 juga ikutan ngintip sampek dibela-belain buka korden jendela. Tidaaaaaaaaaak!!!!

TOTAL, cairan jijay itu dimasukkan sampai ke dalam2 baju saya. Lalu tepung, krim cake, kopi. Yak, jadilah saya seperti ini:




Tetap *berusaha* tersenyum lah yaa... tu kan, belepotan kayak gimana juga saya tetep imut MySpace

Bahan2 penghancur sudah habis, saatnya balas dendam. Danang bantuin saya ngelepasin tali yang ngiket kaki dan tangan saya. Sementara temen2 dah pada heboh lari kesana-kemari. MySpace masih dengan kondisi compang-camping, tanpa alas, bau, dan kotor. Saya berlari sekuat tenaga ngejar mereka. Rutenya mulai dari gedung Farmako-Biomed-Lapangan Parkir- Gpp- halaman depan Gpp dan muter lagi kesini dan kesitu. Mulai dari OB,mahasiswa, penjaga ruangan, sampai dosen ikutan ngetawain saya. Ya..ya..yaa... silahkan. Tapi Happ!! Yess.... ada 1 korban pertama, rasain ni ter-uyel2 badanmu. Hahaha,selanjutnya ada korban2 berikutnya yang tidak terabadikan kamera.



Udah, capek lari2. Udah gitu semua pada gak mau nganterin saya pulang. Hardianto, Abdul, Danang.. jahat kalian!!!!
Dan, Taraaaaam ada Siska yang baik hati mau mengantar dan merelakan motornya bau sebau saya. Unyuuuu..... baik dech kakak siska MySpace

Sampai kosan langsung nyalain HP. Yak, banyak sms masuk.... Ringtone HBD ala Baby unyuu akhirnya berfungsi juga.. *Maaf,tidak bisa segera membalas...saya harus mandi dulu sodara2* #sokArtis

Beberapa orang tim sukses acara penganiayaan sms bilang capek berasa dikejar-kejar tuyul, ada juga yang bilang berasa olahraga marathon. Sukuriiiin, emang enak weeek....

Sabtu, 12 Maret 2011
Saya sudah gak ulang tahun, sedihnya sudah ganti angka kembar. Rutinitas kembali normal, yang tersisa dari perayaan ultah adalah cake yang belum termakan, lalu cucian menggunung yang nodanya susaaaaah bangetttt diilangin. Oh betapa....
Sore harinya, si Luki Mardianto telpon katanya bannya bocor dan doi gak bawa duit. Keluarlah saya masih dengan baju tidur karena emang baru bangun tidur siang. Dan, Taraaaam......
sudah ada Agustine Tri Utami, Luki Mardianto dan si Andriana Wahyu Oktavia (lagi) duduk manis diruang tamu. Another surprise MySpace


Si Agustine Tri Utami dateng jauh2 dari surabaya, oooh unyuuu sekali. Setelah sehari sebelumnya minta dibangunin katanya ada semacam kerjaan, preeet! Another bokis at my birthday...
dan si LukiMardianto yang gak ngasih ucapan spesial sedikit pun di hari ultah saya, udah gitu pakek bilang saya gak penting. Aaah bo'ong kan... ketauan kalian!!!
Kue ultahnya unyuuu, liat deh..


semuanya punya maksud. Ada Doraemon, dominasi warna ungu, ada mbak2 berjilbab yang juga dominan ungu, ada si babi 9embul... Oh betapa unyuuu sekali.

Ini kado unyunya
ada banyak hal yang saya suka menyatu dalam 1 kotak ini


ucapan Terimakasih :
semacam lembar persembahan di Tugas Akhir....

* Allah untuk perayaan usia 22 tahun yg masih diberikan untuk saya
* Ibu, Ayah, Adek dan keluarga...

BFF... Agustine Tri Utami, Luki Mardianto
Bestie... Fitria Restu Rahmawati
Nip... Berty Febrianti Rahayu, Andriana Wahyu Oktavia, Pertiwi Perwira, Isti Iis
Pentol... Abdul Rahman, Hardianto, Danang Wahyu
2007... Ijem, Tya, siska, matius, Husna, Wahidyanti, Ratih...
292 c... Adek, ninuk, tatik
semua yang sudah mendoakan

Terimakasih semuanya.........
Happy Birthday Rosikhah Al-Maris
Monkey

10

Roadshow Seminar dan Workshop Jurnalistik Detikcom




Berawal dari baca twitnya @detikcom yang mengabarkan ada Roadshow Seminar Online Media: Citizen Journalism & Enterpreneurship di 7 kota. Woow, saat baca announcement ini saya lagi liburan panjang dirumah. Katanya : "Free untuk peserta terpilih" Woow (lagi) makin membuat saya tertantang buat ikutan daftar.

Klik DAFTAR, dan muncullah form dibawah ini :


  • Tuliskan alasan anda maksimal 200 kata
  • Peserta yang terpilih akan dihubungi oleh pihak detikcom melalui telepon dan e-mail
Uwooo,
Terdiam sesaat saat mengetik bagian "Alasan ingin mengikuti Seminar dan Worksop ini" . Tapi tidak lama sekitar 150 kata sudah berhasil terangkai dengan setulus hati dan semurni nurani MySpace

Yup, acara daftar selesai. Saya memilih kota Surabaya, secara itu yang paling deket dari Malang. Maklum, acaranya kan tgl 26 Februari yang berarti liburan sudah usai dan saya pasti stay di Malang. Hari berganti hari dan semakin mendekati tgl 26, tapi telpon yang saya tunggu-tunggu gak juga berdering, hemm agak Hopeless sodara2 MySpace
Dan, Kriiiing... Rabu sore tgl 23 Februari saya mendapat telpon itu MySpace benar2 serasa di awang2. Apalagi mbak PR-nya bilang saya termasuk 40 peserta terpilih untuk mengikuti workshop. Uyeeeyeee...
Seketika saya sms sahabat saya si Agustine Tri Utami yang jadi anak gaol Surabaya. Ceritanya saya mau numpan di kosannya selama di surabaya. Maklum, kata mbak PR detikcom, acara seminar+workshop bakalan seharian dari jam8pagi sampai jam7 malem. Nah lhooo, berarti kan ya harus berangkat dari Malang Jumat sore trus baru bisa balik lagi Minggu pagi. So, menginaplah saya di kosannya Oth selama 2 malam 3 hari MySpace

SURABAYA, I'M COMING

Di jemput oth di terminal Bungurasih dalam keadaan gerimis. Woow, saya bingung harus menunggu dimana. Lalu 1...2...3... Oth datang dan kami menuju Kosan.

Kosan Keputih, 25 Februari 2011
Sampai dg selamat dan dalam keadaan kenyang setelah sebelumnya makan Bakso berdua bersama Oth, Romantisss deh MySpace Lalu, sampai dikosan saya mendapat kejutan, si merah datang setelah 2 hari saya menunggunya, #gakPenting hahahaha....

Hotel Bumi, 26 Februari 2011
Sebelum jam8 saya sudah sampai. Agak linglung, "disebelah mana ini tempat seminar+workshopnya?"
Baiklah, saya pun bertanya pada pak satpam dan diberitahu tempatnya meskipun sebenarnya masih melinglungkan MySpace
1...2...3... SKIP
Wooow, sudah ramai. Registrasi dan mulai memasuki ruangan. Tanpa pikir panjang, saya parkir di barisan paling depan. Hahaha, #ngeksis ceritanya... Sempat menengok kebelakang, berusaha ngitung ada berapa ratus orang disini. Woow..
Sesampainya ditempat parkir, langsung kenalan donk ya sama temen2 disebelah. Menyenangkan, saling berbagi alamat Blog, bercerita pengalaman blogging, berbagi kisah tentang dunia ini... "jurnalistik".

Acara dimulai, saya deg2an, hahaha... semacam sangat senang ada disini, begitulah... betapa saya suka berkumpul dg sesama penyuka dunia ini MySpace

SEMINAR M U L A I
Ringkas cerita, seminar ini mengajarkan tentang bagaimana mengembangkan lokal portal dan memanfaatkan segala peluang yang ada untuk ber-enterpreneur. Beberapa pemateri yang handal dibidangnya masing2 telah sukses mempersuasif saya untuk makin mencintai dunia ini. Budiono Darsono, Bos @detikcom atau akrab dipanggil BDI bercerita tentang asal mula kesuksesan @detikcom. Wooow, ternyata BDI asli Bojonegoro, Toosss pak. Sosok jurnalis senior yang gaul beuds tapi gak frontal dalam berpendapat, saya suka kamu BDI MySpace Saya pun gak menyia-nyiakan kesempatan ini, waktu ada sesi tanya jawab saya ngangkat tangan tinggi2.. Uyeeye, bisa sharing dg BDI akhirnya. Hal penting yang saya petik dari kisah BDI bersama @detikcom adalah :

"merintis tidak selalu harus bersama orang lain, asal mau dan mampu mari menggerakkan diri terlebih dulu. Biarkan nantinya yang lain memperhatikan dan tergerak mengikuti kita"

Pemateri terakhir dan jadi center di acara ini adalah promotor Adrie Subono. Awalnya saya agak sedih karena untuk roadshow di Surabaya ternyata yang didatangkan adalah mas Adrie (gak mau dipanggil Om dia) bukan om Radityadika #lhoo. Ternyata, dari mas Adrie ini saya juga bisa belajar banyak hal.

WORKSHOP M U L A I
Bersama 40 peserta yang sudah terjaring dari ratusan yang daftar (katanya) saya pun mengikuti workshop @detikcom. Disini saya lebih diperdalam mengenai lokal portal. Wooow woooww dan wooow.... Speechless, takjub saya dengan orang2 hebat yang ada dibelakang layar @detikcom . Workshop ini membuat saya dan 40 peserta yang lain merasa dibimbing eksklusif dan bebas tanya ini-itu. Mereka bisa, saya pun seharusnya bisa, kalian pun juga, iya kan? MySpace

Foto berdua bersama BDI, saya suka kamu pak BDI
^^

Saya senang bisa dapat kesempatan berharga ini, terimakasih @detikcom , terimakasih Oth, terimakasih Surabaya. Cerita saya dan Surabaya bisa kalian baca selengkapnya di Blog sahabat saya, Oth.. disini ^^
Back to Top